PENGARUH PEMBALIKAN BATANG DAN SAAT PENYIANGAN TERHADAP PERTU]VIBUHAN DAN HASIL UMBI YANG DAPAT DIPASARKAN PADA UBI JALAR (Ipomoeet butatus (L) Lamb.) VARIETAS CILEMBU

PENGARUH PEMBALIKAN BATANG DAN SAAT PENYIANGAN

TERHADAP PERTU]VIBUHAN DAN HASIL UMBI YANG DAPAT

DIPASARKAN PADA UBI JALAR (Ipomoeet butatus (L) Lamb.) VARIETAS CILEMBU

Edy Nuryani Saputro, di bawah bimbingan Ir. Supriyono, MP dan Setiono, SP

Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Universitas Muara Bungo

2010

 ABSTRAK

Penelitian bertujuan untuk mengetahui perlakuan pembalikan batang dan saat penyiangan yang tepat, dan secara teknis mampu menghasilkan produksi tertinggi umbi yang dapat dipasarkan. Dilaksanakan antara Juni sampai dengan karval Oktober 20i0 di Kebun SMKN I Koto Baru Kabupaten Dharmasraya Propinsi Sumatera Barat. Lokasi yang terletak pada ketinggian 100 – 300 m dpl, jenis tanah PMK dengan pH 5,0 – 5,7. curah Hujan selama penelitian pada bulan Juni 203 mm, Juli 430 mm, Agustus 268 mm, September 203 mm. Sedangkan untuk bulan Oktober tidak tersedia data.

Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan tiga kelompok. Terdiri atas dua faktor perlakuan; pembalikan batang (B) dan saat penyiangan (P). Perlakuan B terdiri atas, tanpa pembalikan batang (Bo), dan dengan pembalikan batang (B1). Perlakuan P terdiri atas; tanpa penyiangan (P0), penyiangan pada umur 30 HST (P1), penyiangan pada umur 60 HST (P2), dan penyiangan pada umur 30 dan 60 HST (P3). Variabel panjang batang, jumlah cabang, total luas daun, berat basah tajuk tanaman, bobot (brutto) produksi umbi, bobot produksi umbi yang dapat dipasarkan, jumlah (brutto) umbi dan jumlah umbi yang dapat dipasarkan dianalisa ragam. Apabila berpengaruh diuji lanjut dengan uji jarak Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%.

Hasil penelitian menyatakan tidak terdapat pengaruh perlakuan dan interaksinya terhadap; panjang batang, jumlah cabang, dan total luas daun. Perlakuan B tidak berpengaruh, sedangkan perlakuan p berpengaruh nyata terhadap berat basah tajuk tanaman dan tidak terdapat pengaruh interaksi antara keduanya. Perlakuan dan interaksinya berpengaruh sangat nyata terhadap rataan bobot produksi (brutto), sedangkan terhadap total produksi (brutto) interaksi keduanya berpengaruh n1’ate. Produksi terbaik pada B6P3 dan B,1p1. perlakuan B berpengaruh sangat nyata dimana tanpa pembalikan batang (B0) memberikan rataan, hasil umbi yang dapat dipasarkan lebih baik l,249 kg.tan-1 atau 49.95g kg.ha-1. Perlakuan P berpengaruh sangat nyata dimana dengan dilakukan penyiangan memberikanrataan hasil umbi yang dapat dipasarkan lebih baik 1,372 kg.tan-1 atau 54.884 kg.ha-1 (p3) dan 1,315 kg.tan-1 atau 52.575 kg.ha-1 (P1). Tidak terdapat interaksi pengaruh keduanya terhadap hasil umbi yang dapat dipasarkan. Perlakuan tidak berpengaruh terhadap jumlah umbi (brutto), tetapi perlakuan penyiangan berpengaruh nyata terhadap jumlah umbi yang dapat dipasarkan.

Kata kunci : Ipomoea batatas (L.) Lamb, pembalikan batang, saat penyiangan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s